Warga Sebut PT KDA Tak Tempati Janji, Ini Tanggapan Pihak KDA

Warga Sebut PT KDA Tak Tempati Janji, Ini Tanggapan Pihak KDA

0
melay 1.27K Rep.

Perseteruan lahan kebun sawit pada warga Desa Empang Benao, Kecamatan Pamenang dengan PT Krisna Duta Agrindo (KDA) yang bergulir mulai sejak 1999 sampai waktu belum juga selesai.

Beberapa kali sudah dikerjakan mediasi antar ke-2 belah pihak. Bahkan juga telah melibatkan pemerintah kabupaten, tetapi tidak temukan perjanjian. Warga menilainya PT KDA telah tidak mematuhi kesepakatan yang penah disetujui ke-2 belah pihak.

” Kami menuntut hak kami cuma 30 % dari 270 hektare lahan orang-orang yang dikerjakan PT KDA di Desa Empang Benao, ” kata Nawi (62) warga Empang Benao, Rabu (24/1) malam.

Dia menyebutkan mulai sejak th. 2000 sampai 2018 ini, orang-orang Empang Benao telah berusaha mencari jalan keluar yang paling baik lewat mediasi. Tetapi sebutnya, pihak PT KDA berkesan mengulur-ulur hingga masalah ini tidak kunjung rampung sampai saat ini.

” Telah 3x masuk ini (mediasi) dari th. 2000 hingga 2018, tetapi masalah ini tak ada titik jelas dari PT KDA. Walau sebenarnya yang kami minta itu cuma 30 %, ” sebut Nawi sekali lagi.

Disamping itu Humas PT KDA, Ucok menyebutkan susah untuk perusahan untuk penuhi tuntutan orang-orang, karena di luar kesepakatan serta perjanjian.

” Perusahan mustahil penuhi tuntutan sebesar 30 % dari TBS, untuk orang-orang Empang Benao ini. Karna, hal semacam ini di luar kesepakatan hubungan kerja, ” kata Ucok.

Walau sekian, Ucok membenar ada masalah dengan orang-orang Empang Benao mengenai Pertolongan Sosial (Bansos) yang saat ini belum juga direalisasikan sebesar Rp 69 juta.

Tetapi disebutnya, hal tersebut bukanlah kekeliruan manajemen PT KDA, tetapi orang-orang sendiri yang tidak ingin merima pertolongan itu.

” Bila untuk Pertolongan Sosial (Bansos), PT KDA siap ucapan malam minggu dari dahulu. Tetapi, orang-orang tidak ingin menerimanya, ” tegas Ucok.

Sesudah mendengar perbincangan antar ke-2 pihak, Bupati Merangin Al Haris yang ada pada mediasi itu dengan ketua DPRD menyebutkan supaya mediasi itu diskor.

Pemerintah daerah disebutnya juga akan berusaha menolong mencari jalan keluar pada persoalan itu.

” Ini kita score dahulu, Pemerintah juga akan berusaha menolong mencari jalan keluar berkaitan ini, ” kata Bupati.

melay asked
    ×

    Login

    Question stats

    • Active
    • Views54 times
    • Answers0 answers
    • Followers1 follower
    Loading...