Menhub Tegaskan Aturan Soal Angkutan Online Harus Dipatuhi

Menhub Tegaskan Aturan Soal Angkutan Online Harus Dipatuhi

0

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebutkan, Ketentuan Menteri mengenai penyelenggaraan angkutan tidak dalam trayek mesti tetaplah jalan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyebutkan, Ketentuan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Th. 2017 yang mengatur mengenai Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek mesti tetaplah jalan.

Ketentuan itu meliputi ketetapan menggerakkan satu usaha jadi perusahaan angkutan, yang harus berbadan hukum sesuai sama UU Lantas Lintas serta Angkutan Jalan. Tubuh hukum yang disebut bisa berbentuk Perseroan Terbatas (PT) atau koperasi. Untuk koperasi, keanggotaan atau asetnya diijinkan atas nama perseorangan.

Diluar itu, juga dijelaskan tentang kriteria minimum kendaraan. Kriteria minimum ini berlaku untuk tubuh hukum dengan bukti Surat Sinyal Nomor Kendaraan (STNK) atas nama tubuh hukum. Sedang untuk perseorangan yang mempunyai kurang dari lima kendaraan bisa gabung dalam wadah koperasi.

Walau, sekarang ini Permenhub itu tengah memetik memprotes di kelompok pengemudi angkutan on-line. Menurut Budi Karya, Permenhub itu mesti tetaplah jalan untuk kesetaraan baik pengemudi transportasi on-line ataupun konvensional.

” Kami buat kesetaraan. Namanya on-line itu yaitu keniscayaan yang perlu kami junjung, satu saat semuanya mesti on-line, ” jelas Budi Karya di gedung Tubuh Metereologi Klimatologi serta Geofisika (BMKG), Jakarta, Jumat (26/1).

Ia memberikan, pihaknya selalu lakukan usaha persuasif supaya Permenhub itu bisa di terima serta dikerjakan.

Budi tidak mau lakukan usaha represif manfaat terlaksananya Permenhub itu. Budi Karya mengatakan, pihaknya masih tetap juga akan mengulas tentang sangsi berkaitan penolakan Permenhub itu.

” Pokoknya kami tidak ingin represif. Kita semuanya saudara ya, ” tutur Budi.

Budi Karya menerangkan, supaya semuanya pihak lihat Permenhub itu secara detail. Berkaitan dengan kuota kendaraan on-line umpamanya, dalam Permenhub itu nanti kuota juga akan dibatasi per lokasi.

Hal tersebut menurut Budi supaya kendaraan on-line tidak kuasai semua usaha transportasi. Ia memperhitungkan, dengan ketentuan itu, usaha transportasi konvensional yang cuma mempunyai satu atau dua kendaraan supaya tidak tergerus dengan kendaraan on-line.

” Kan kasihan mereka yang miliki taksi satu ingin menyatukan uang, terlibas dengan itu (transportasi on-line), ” papar Budi Karya.

Lalu tentang stiker, Budi Karya memperbandingkan dengan taksi on-line di Inggris yang telah mengecat mobilnya dengan warna spesial supaya keamanan penumpang dapat terjamin.

” Yang ke-3 SIM. Masa iya sich, ingin mencari uang tidak ingin ganti SIM jadi SIM A Umum. Yang paling akhir yaitu uji kir. Masa iya sich mobil yg tidak layak bisa beroperasi? ” katanya.

Terlebih dulu, beberapa ratus pengemudi transportasi on-line dari beragam daerah berunjuk rasa menampik aplikasi Permenhub Nomor 108 th. 2017 dimuka kantor Gubernur Jawa Tengah di Semarang, Kamis, dibawah kawalan yalla shoot ketat polisi serta petugas Dinas Perhubungan.

Koordinator Komune Driver On-line Jawa Tengah (FKDOJ) Sugiono berujar, beberapa besar pengemudi transportasi on-line belum juga mengurusi kriteria yang tertuang pada Permenhub itu, seperti kepemilikan SIM A Umum atau membuat koperasi jadi tubuh usaha yang sah.

” Kami cuma menginginkan perpanjangan toleransi aplikasi Permenhub 108/2017, janganlah Februari 2018, ” tuturnya diambil dari Pada.

nengmirna asked
    ×

    Login

    Question stats

    • Active
    • Views15 times
    • Answers0 answers
    • Followers1 follower
    Loading...