DPU Kota Semarang Digugat Rp 24,38 Miliar

DPU Kota Semarang Digugat Rp 24,38 Miliar

0

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang streaming bein sports digugat Ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang oleh Slamet Wibowo, warga yang memiliki lahan yang terdampak pembangunan Jalan Arteri Yos Sudarso di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Stylemsari, Kota Semarang.

Tuntutan diserahkan atas perbuatan melawan hukum dengan nomor perkara 144/Pdt. G/2018/PN Smg tertanggal 13 April 2018. Tuntutan itu sudah jalan 2 x sidang mediasi dengan ketua majelis hakim Edi Suwanto, hakim anggota Casmaya serta Suparno. Sesaat hakim mediator yakni Bayu Isdiyatmoko.

Dalam tuntutannya, penggugat menuntut DPU Kota Semarang untuk membayar ubah rugi materiil sebesar Rp 17, 38 miliar serta ubah rugi imateriil sebesar Rp 7 miliar. Hingga keseluruhan ubah rugi yang disuruh penggugat yakni Rp 24, 38 miliar.

” Iya memanglah ada tuntutan atas pembangunan Jalan Arteri Yos Sudarso di Tambakrejo. Penggugat menuntut Rp 24, 38 miliar jadi ubah rugi. Tapi kami juga akan check serta susuri terlebih dulu tentang kepemilikan lahan itu, ” kata Kabag Hukum Pemkot Semarang, Abdul Haris, Senin (14/5/2018).

Haris menjelaskan, dianya terasa aneh dengan tuntutan itu. Pasalnya, pembangunan Jalan Arteri Yos Sudarso dikerjakan pada 1995 yang lalu. Namun baru 2018 ini keluar tuntutan kepemilikan lahan.

” Tapi kami tidak paham juga bagaimana kejelasan status kepemilikan lahannya. Maka dari itu butuh kami susuri. Karna mungkin saja penggugat yaitu pakar waris, ” ucapnya.

Haris mengungkap, tuntutan itu juga akan dirapatkan terlebih dulu mengingat jarak pembangunan dengan mengajukan tuntutan cukup jauh. Terkecuali juga akan menelusuri status kepemilikan lahan, pihaknya akan memohon appraisal harga lahan sebagai objek tuntutan.

Pada sidang mediasi ke-2 yang di gelar minggu lantas dengan agenda jawaban atas tuntutan, DPU Kota Semarang memohon penundaan sidang dengan argumen juga akan lakukan pengukuran lahan terlebih dulu.

” Kami dibagian hukum tidak paham tehnis sesungguhnya. Cuma bertugas mengcounter tuntutan di Pengadilan. Karenanya minta saat untuk lakukan pengukuran terlebih dulu, ” tutur Haris.

Dalam tuntutan itu, penggugat terasa jadi yang memiliki sah menurut hukum atas tanah yang terdaftar dalam buku D/C 964 Persil 36 kelas DII dengan luas lebih kurang 29. 050 mtr. persegi yang dibelinya dari yang memiliki terlebih dulu yakni Fatchurrohman.

Dan, lahan yang terdaftar dalam buku D/C 965 Persil 36 kelas DII dengan luas 43. 700 mtr. persegi yang dibeli dari yang memiliki terlebih dulu yakni Sangat Rozy. Ke-2 bagian lahan itu terdaftar dalam buku C Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Stylemsari, Kota Semarang.

Penggugat menuntut hakim menyebutkan DPU Kota Semarang lakukan perbuatan melawan hukum (PMH) karna sudah memakai beberapa dari luas tanah punya penggugat untuk pembangunan Jalan Yos Sudarso atau arteri utara tanpa ada seizin yang memiliki lahan. Karenanya, penggugat menuntut ubah rugi materiil serta imateriil sebesar Rp 24, 38 miliar.

Kepala DPU Kota Semarang, Iswar Aminudin mengakui belum juga ketahui ada tuntutan itu walau sistem tuntutan telah 2 x sidang mediasi. Cuma saja, pihaknya juga akan lakukan pengecekan terlebih dulu tentang lahan sebagai objek tuntutan itu.

” Juga akan kami check dahulu detilnya. Tuntutan itu belum juga masuk ke kantor, saya belum juga tahu. Tapi bila iya, kita juga akan ikuti putusan pengadilan saja, ” ucapnya.

Tuntutan lahan atas pembangunan jalan Arteri Yos Sudarso tidak kesempatan ini saja. Terlebih dulu, DPU Kota Semarang sempat juga digugat oleh yang memiliki lahan yang lain yakni Uut Sri Rahayu, warga Rejomulyo, Semarang Timur.

Tuntutan itu berlangsung pada 2016 lantas serta usai dengan mediasi. DPU yang waktu itu dituntut ubah rugi materiil Rp 7, 29 miliar serta imateriil Rp 5 miliar, bersedia membayarnya sesudah perjanjian hasil mediasi disahkan oleh hakim.

” Terlebih dulu ada juga tuntutan itu. Saya tidak paham bagaimana sistem pembebasan lahan waktu pembangunan dilu karna saya belum juga jadi pimpinan di DPU, ” ujarnya.

nidaaza asked
    ×

    Login

    Question stats

    • Active
    • Views25 times
    • Answers0 answers
    • Followers1 follower
    Loading...